Melalui Program Pembinaan Berorientasi Ekspor, Desa-Desa di Jawa Timur yang Siap Go Global, Inilah Beberapa Desa Binaan dan Produknya
Desa Berorientasi Ekspor di Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur tidak hanya terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menghasilkan produk ekspor.
Hal ini didorong melalui Program Pembinaan Desa Berorientasi Ekspor yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur.
Desa Berorientasi Ekspor merupakan desa yang memiliki potensi produk unggulan untuk menembus pasar internasional atau siap go global.
Produk Unggulan Desa Berorientasi Ekspor
Produk yang dihasilkan berasal dari berbagai sektor, antara lain:
- Kerajinan dan home décor
- Perkebunan (kopi, kakao)
- Pertanian (jagung)
- Batik
- Rempah-rempah
Keberadaan desa berorientasi ekspor sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat daya saing Jawa Timur di pasar global.
Peran Disperindag Provinsi Jawa Timur
- Mengidentifikasi potensi ekspor dari desa-desa di Provinsi Jawa Timur.
- Menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan bagi IKM.
- Memfasilitasi sertifikasi dan legalitas ekspor.
- Membuka akses pasar internasional melalui business matching dan promosi dagang.
Peran tersebut menunjukkan komitmen Disperindag dalam mendorong produk unggulan desa agar mampu bersaing di pasar internasional.
Contoh Desa Binaan yang Siap Go Global
- Desa Kasiman, Bojonegoro – Produk home décor
- Desa Kakao, Mojokerto – Produk perkebunan kakao
- Desa Gula Aren Temon, Pacitan – Produk gula aren
- Desa Kerajinan Rotan, Domas, Gresik – Produk rotan
Keberhasilan desa-desa binaan tersebut menunjukkan bahwa dengan dukungan kolaborasi lintas sektor, peran aktif pelaku IKM, komitmen pemerintah daerah, serta distribusi informasi yang tepat, desa dapat menghasilkan produk berskala ekspor.
Program ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam membina desa-desa lain agar berorientasi ekspor dan mampu menembus pasar internasional.





(0) Comment